Minggu, 09 Juni 2019

Manfaat Ekstrak Ikan Gabus



Ikan gabus dikenal dengan beberapa nama lain, misalnya: haruan, kocolan, bogo, licingan, kutuk/kotes (Jawa), common snakehead (Inggris), dan Ophiocephalus striatus (Latin). Ikan ini termasuk dalam golongan ordo Labyrinthici, dengan ciri khas pada kepalanya terdapat ronggarongga guna menyimpan persediaan udara untuk pernafasan sehingga dapat hidup di air dengan kadar oksigen yang rendah. Bersifat karnivora, gabus adalah pemakan hewan-hewan lain yang lebih kecil seperti cacing, anak ikan, udang, ketam dll. Bentuk ikan gabus kepalanya menyerupai ular, badannya hampir bulat, panjang, dan makin ke belakang makin menjadi gepeng, punggungnya cembung dan perutnya rata. Panjang tubuhnya dapat mencapai 100 cm, dan hidupnya di muara-muara sungai dan danau-danau.

Dalam penelitiannya, Dr. Eddy Suprayitno menjelaskan bahwa kandungan protein ikan gabus cukup tinggi bila dibandingkan ikan yang lain yaitu 25,2 g / 100 g daging ikan gabus segar. Ikan gabus juga mengandung 6,2 % albumin dan 0,001741% Zn dengan asam amino esensial yaitu treonin, valin, metionin, isoleusin, leusin, fenilalanin, lisin, histidin, dan arginin serta asam amino non esensial seperti asam aspartat, serin, asam glutamat, glisin, alanin, sistein, tiroksin, hidroksilisin, amonia, hidroksiprolin, dan prolin. Penelitian manfaat ikan gabus untuk mempercepat perbaikan status gizi juga dilakukan oleh Dr.dr.Sri Adiningsih,MS,MCN, akademisi dari Universitas Airlangga dan Prof. DR. dr Nurpudji A. Taslim, MPH, SpGK, ahli gizi dari Universitas Hasanudin. Untuk meningkatkan asas kepraktisan pengkonsumsian ikan gabus, Dr. Nurpudji bahkan telah mengembangkan supplemen tersebut dalam bentuk kapsul.

Sari Mina, Ekstrak Ikan Gabus Bentuk Cair

Sari Mina adalah produk olahan ikan gabus dalam bentuk ekstrak filtrasi beku yang telah diproduksi dengan sistem tertentu sehingga nilai gizinya sama dalam setiap kemasannya. Sari Mina dipasarkan dalam ukuran 50cc /bungkus yang dikemas dalam kantung plastik dan disimpan dalam kondisi beku (< - 10oC) agar tahan lama dan dalam kondisi stabil (maksimal 3 bulan sejak diproduksi). Produk tersebut telah banyak digunakan pasien rawat inap maupun rawat jalan sejak awal tahun 2004 di RS Elisabeth Semarang. Produk ekstrak gabus berguna membantu meningkatkan kesehatan serta mempercepat kesembuhan dan pemulihan penderita: kekurangan albumin, protein, haemoglobin, zat besi, penyakit stroke, diabetes mellitus, kanker, lupus, parkinson, jantung, penyakit hati, ginjal, asma, pasca operasi, lanjut usia, dan lain-lain.

Dosis yang dianjurkan untuk penyembuhan adalah 100 – 150cc per hari atau 2 - 3 bungkus (@ 50cc) per hari, dapat diminum langsung setelah ditiriskan dengan cara kemasan direndam (@ 50cc) per hari, dapat diminum langsung setelah ditiriskan dengan cara kemasan direndam dalam air hangat (tidak panas) pada waktu pagi dan sore, atau tergantung kebutuhan. Apabila Sari Mina digunakan untuk menjaga kondisi tubuh maka dosis bisa diatur antara 1-2 kali per hari saja atau cukup 1-2 bungkus (@ 50 cc) per harinya. Menurut Florentinus, kandungan albumin 1 pak kemasan Sari Mina setara dengan 20 butir putih telur.

Filtrat Sari Mina bisa langsung diminum bagi pasien yang sadar atau bisa dicampurkan ke dalam makanan lewat pipa (sonde) bila kondisi pasien sangat lemah sehingga tidak mampu makan atau kesulitan menelan atau dalam kondisi tidak sadar. Apabila albumin pasien di dalam darah terlalu rendah dan diinstruksikan oleh dokter untuk ditambahkan albumin melalui pembuluh darah/infus maka pemberian/konsumsi Sari Mina bisa dihentikan dahulu dan apabila pemberian albumin telah selesai maka pemberian/konsumsi Sari Mina bisa dilanjutkan. Pemberian Sari Mina bisa juga tetap dijalankan walaupun ditambahkan albumin melalui infus dengan mempertimbangkan asupan total protein yang masuk disesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi serta penyakit.

Gabus Tangkap Kandungan Proteinnya Lebih Tinggi

Ikan gabus yang diolah oleh Florentinus bukan dari sembarang tempat, ia hanya mengambil ikan dari perairan Rawa Pening Semarang. Pertimbangannya karena airnya tenang, luas dan masih alamiah. Menurut Florentinus, ikan gabus yang hidup dengan karakter air seperti ini mempunyai kadar protein yang lebih tinggi dibanding tempat lain. Sementara menurut penelitian Prof Dr. Eddy Suprayitno, kandungan albumin ikan gabus air payau lebih tinggi, 4,76 % dibanding gabus air danau yaitu 0,8 %. Selain itu, gabus jantan kadar albuminnya 6,7 %, lebih rendah dibanding betina yang mencapai 8,2 %.

Ikan gabus yang akan diolah sebaiknya berukuran 1 kg atau lebih, karena jika beratnya belum mencapai 1 kg maka dari segi produksi kurang optimal karena kadar protein yang dihasilkan dari ikan yang beratnya di bawah 1 kg lebih rendah. Kadar protein yang diperoleh dari 1 ekor gabus ukuran 1 kg, masih lebih tinggi daripada yang diperoleh dari 2 ekor ukuran 500 gram. Dalam satu kali produksi (biasanya 2 minggu sekali) dibutuhkan 70-100 kg ikan gabus, dan 1 kg ikan akan menghasilkan 170-200 cc ekstrak ikan gabus. Dalam melakukan proses produksinya, Florentinus dibantu oleh 6 orang pegawai.

Ketika awal-awal produksi, ekstrak gabusnya masih berbau sangat amis dan dikhawatirkan belum dapat diterima oleh setiap orang. Atas saran dari istrinya, maka Florentinus menambahkan esen aroma jeruk wangi pada ekstrak ikan gabusnya agar baunya tidak terlalu menyengat dan lebih dapat diterima oleh banyak orang. Mengingat karakter ikan gabus yang cenderung cepat busuk dibanding dengan ikan lain karena kadar proteinnya yang sangat tinggi, maka ikan yang datang harus segera diolah. Permasalahan saat ini adalah ukuran pasokan ikan yang didapat seringkali kurang dari 1 kg. Namun Florentinus enggan mengambil gabus dari hasil budidaya atau gabus laut, karena gabus liar di perairan umum dinilai mempunyai kandungan protein paling tinggi.

Sumber : Manfaat Ikan, Ditjen P2HP (2012)

Sabtu, 08 Juni 2019

Katak Tak Berparu Kalimantan yang Terancam Punah

Klasifikasi
Katak ini dideskripsi oleh Djoko T. Iskandar pada tahun 1978 seorang pakar herpetologi dari ITB, berdasarkan spesimen tunggal. Spesimen kedua diperoleh pada tahun 1995 pada lokasi yang sama yaitu Nanga Pinoh, Melawi, Kalimantan Barat.
  1. Filum : Chordata
  2. Kelas : Amphibia
  3. Bangsa : Anura
  4. Suku : Bombinatoridae
  5. Marga : Barbourula Tailor & Noble, 1926
  6. Spesies : Barbourula kalimantanensis Iskandar, 1978
Morfologi
Katak berukuran sedang, individu jantan dapat mencapai 66 mm dan betina mencapai 77 mm. Kepala sangat pipih, moncong bulat, lubang hidung di ujung moncong sedikit tertutup kulit. Tidak mempunyai baik canthus rostralis maupun lores. Mata terletak di depan samping kepala. Rahang atas dan bawah bergigi. Gigi vomer menyerupai sepasang tuberkular dan terletak di atap mulut di belakang koane. Tidak mempunyai paru-paru. Tidak mempunyai glottis dan pembukaan esofagus mengarah langsung ke lambung. Jantan dewasa tidak mempunyai kantung suara. Lengan dan kaki kokoh berselaput penuh mirip dayung. Jari kedua dan ketiga pada tangan hampir sama panjang demikian juga pada jari ketiga dan keempat kaki. Ujung jari seperti cakram, tetapi tidak memiliki alur circummarginal. Pada telapak tangan terdapat tiga tuberkular metakarpal, tetapi tidak memiliki tuberkular subarticular. Disepanjang tepi median jari pertama kaki terdapat kulit tebal. Pada telapak kaki terdapat bonggol metatarsal dalam, tetapi tidak memiliki tuberkular metatarsal luar. Terdapat lipatan kulit di sepanjang paha dan di sepanjang tibia. Betina mempunyai otot mirip segitiga di kedua sisi kloaka dikenal sebagai claspers anal. Kulit punggung berkerut, dengan tuberkular kecil atau spinula yang terletak di bagian belakang dan lengan. Kulit perut halus. Saat masih hidup berwarna coklat dengan bintik-bintik hitam.

Habitat dan Penyebaran
Katak ini hidup dalam perairan tawar yang jernih, dingin (14 - 17 oC), kecepatan arus 2 - 5 m per detik di sungai Kapuas (Kalimantan Barat) dalam area hutan hujan primer.

Status
Belum dilindungi Undang-Undang RI; IUCN-Endangered.

Ancaman
Habitat ditemukannya spesies ini sekarang sangat terganggu akibat adanya penambangan emas ilegal, dan sungai telah menjadi rusak parah sebagai akibat dari pengendapan dan juga pencemaran limbah merkuri. Disamping itu juga dipengaruhi oleh pendangkalan perairan akibat deforestasi di hulu.

Saran
Segera ditetapkan status perlindungan penuh baik habitat maupun spesies tersebut mengingat sebaran yang sangat terbatas dan keterancaman pada habitat.

Sumber : Ubaidillah, Rosichon. dkk. 2013. BIOTA PERAIRAN TERANCAM PUNAH DI INDONESIA - Prioritas Perlindungan. Direktorat Konservasi Kawasan dan Jenis Ikan. Ditjen Kelautan, Pesisir, dan Pulau – Pulau Kecil. Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta

Jumat, 07 Juni 2019

Mengenal Vaksin HydroVac dan StreptoVac

Penggunaan Vaksin HydroVac dan StreptoVac untuk Pencegahan Penyakit Potensial pada Ikan Air Tawar

Motile Aeromonas Septicemia (MAS) atau “penyakit merah”, disebabkan oleh infeksi bakteri Aeromonas hydrophila; merupakan penyakit bakterial yang bersifat akut, menginfeksi semua umur & semua jenis ikan air tawar, dapat mengakibatkan kematian hingga 100%, dan sering menimbulkan kerugian yang sangat signifikan. Komisi Kesehatan Ikan dan Lingkungan Nasional pada 2006 telah menetapkan jenis penyakit ini sebagai salah satu penyakit ikan utama di Indonesia. Streptococcosis merupakan penyakit infeksius yang semakin sering terjadi pada budidaya ikan nila. Kasus streptococcosis pada ikan nila di Jawa Barat dan Jawa Tengah disebabkan oleh infeksi bakteri S. agalactiae (85%) dan S. iniae (15%). Secara laboratoris, infeksi S. agalactiae pada ikan nila bersifat akut; sedangkan infeksi S. iniae lebih bersifat kronis. Fakta tersebut mengindikasikan bahwa bakteri S. agalactiae berpotensi sebagai penyebab streptococcosis yang lebih serius pada budidaya ikan nila.

Balai Penelitian dan Pengembangan Budidaya Air Tawar – Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan Budidaya telah mengembangkan vaksin anti-Aeromonas hydrophila dengan nama ”HydroVac” dan vaksin anti-Streptococcus agalactiae dengan nama “StreptoVac” sebagai produk biologi bagi upaya peningkatan produksi perikanan budidaya air tawar nasional. Hasil kajian laboratoris dan lapang, aplikasi vaksin “HydroVac” dapat menekan tingkat kematian ikan akibat penyakit MAS berkisar 30-40% dibandingkan dengan tanpa aplikasi vaksin yang mencapai 60-70%. Sedangkan hasil kajian laboratoris dan lapang, aplikasi vaksin “StreptoVac” dapat menekan tingkat kematian ikan nila akibat penyakit streptococcosis berkisar 20-30% dibandingkan dengan tanpa aplikasi vaksin yang mencapai 50-60%.

Salah satu diantara beberapa keunggulan yang dimiliki oleh kedua jenis vaksin tersebut adalah kemampuannya untuk menginduksi respon kebal spesifik yang dapat bereaksi silang (cross reactivity) terhadap beberapa strain bakteri A. hydrophila (untuk vaksin Hydrovac) dan bakteri S. agalactiae (untuk Streptovac) patogen yang terdapat di beberapa wilayah pengembangan budidaya ikan air tawar. Keunggulan ini memberi harapan bahwa produk vaksin ini dapat digunakan oleh seluruh pembudidaya ikan di seluruh wilayah sentra produksi ikan air tawar.

Vaksinasi ikan adalah memberi bekal kekebalan (immunity) pada tubuh ikan secara dini. Teknik ini merupakan salah satu alternatif pengendalian penyakit yang perlu terus dikembangkan, karena lebih ramah terhadap lingkungan, tidak berdampak negatif terhadap ikan itu sendiri maupun terhadap manusia. Vaksinasi pada perikanan budidaya diyakini akan dapat memberi kontribusi yang sangat signifikan terhadap peningkatan produksi perikanan budidaya. Keberhasilan program vaksinasi akan berdampak langsung terhadap, antara lain: (1) menurunnya tingkat mortalitas ikan budidaya akibat infeksi patogen potensial, (2) menurunnya penggunaan antibiotik pada budidaya ikan, dan (3) menurunnya daya resistensi beberapa jenis patogen terhadap antibiotik.

Manfaat Teknologi
  1. Aplikasi vaksin HydroVac merupakan upaya pemberian kekebalan spesifik (antibodi) secaradini pada ikan budidaya untuk mencegah infeksi bakteri Aeromonas hydrophila, bakteri patogen penyebab penyakit Motile Aeromonas Septicaemia (MAS).
  2. Aplikasi vaksin StreptoVac merupakan upaya pemberian kekebalan spesifik (antibodi)secara dini pada ikan budidaya (khusunya ikan nila) untuk mencegah infeksi bakteri Streptococcus agalactiae, bakteri patogen penyebab penyakit streptococciosis.
  3. Aplikasi vaksin HydroVac dan StreptoVac pada perikanan budidaya air tawar dapat menekan tingkat mortalitas yang diakibatkan oleh penyakit Motile Aeromonas Septicaemia (MAS) pada semua jenis ikan air tawar, dan penyakit streptococcosis pada ikan nila.
  4. Program vaksinasi akan meningkatkan produksi (food security) dan menjamin mutu produk perikanan (food safety), serta menjamin keberlanjutan budidaya ikan (sustainable aquaculture) air tawar yang ramah lingkungan.
  5. Vaksinasi merupakan salah satu upaya pengendalian penyakit bakterial pada ikan yang ramah terhadap ikan, lingkungan perairan dan konsumen.
  6. Penggunaan vaksin dapat mencegah timbulnya resistensi bakteri patogen pada ikan dan lingkungan perairan akibat penggunaan bahan kimia/ antibiotika yang kurang bijaksana dalam pengelolaan kesehatan ikan.
  7. Secara ekonomi, aplikasi vaksin HydroVac dan StreptoVac pada perikanan budidaya air tawar akan menambah biaya produksi 1 – 2 rupiah/ekor ikan; namun keuntungan yang diperoleh akan sangat nyata.
Vaksin adalah suatu produk biologi yang terbuat dari mikroorganisme, komponen mikroorganisme yang telah dilemahkan, dimatikan atau rekayasa genetika dan berguna untuk merangsang kekebalan tubuh secara aktif (antibodi) sehingga dapat mencegah atau mengurangi pengaruh infeksi suatu jenis mikroorganisme patogen.

Persyaratan Teknis Penerapan Teknologi

Persyaratan yang perlu diperhatikan sebelum melakukan vaksinasi pada ikan:
  1. Ikan telah berumur lebih dari 2 minggu.
  2. Kesehatan ikan harus dalam kondisi prima, hindari pemberian vaksin pada ikan yang sedang sakit.
  3. Suhu air relatif hangat (di atas 25 oC) dan stabil.
SOP teknologi

HydroVac dan StreptoVac dapat diberikan melalui 3 (tiga) cara, yaitu perendaman, pakan dan
suntik.

  1. Perendaman dalam larutan vaksin selama 15–30 menit. Teknik ini sangat ideal untuk ikan ukuran benih. Perendaman dapat dilakukan dalam bak beton/fiber glass/ akuarium atau ember plastik. Dosis yang digunakan adalah 100 ml vaksin untuk 1.000 liter air atau 1 ml vaksin untuk setiap 10 liter air. Air bekas rendaman pertama, masih dapat segera (tidak lebih dari 2 jam) digunakan sekali lagi untuk tujuan yang sama.
  2. Melalui pakan ikan (pellet). Teknik ini cocok untuk ikan yang sudah dipelihara di kolam/jaring atau sebagai vaksinasi ulang (booster). Vaksin diencerkan terlebih dahulu dengan air bersih, kemudian dimasukkan ke dalam alat semprot. Semprotkan larutan vaksin tersebut ke pakan secara merata, dikeringanginkan dan selanjutnya segera diberikan kepada ikan. Dosis yang diberikan adalah 2 - 3 ml/kg bobot tubuh ikan. Pemberian vaksin dilakukan selama 5 – 7 hari berturut-turut.
  3. Melalui penyuntikan. Teknik ini terutama diaplikasikan untuk ikan yang berukuran lebih dari 5 gram/ekor atau calon induk. Dosis vaksin yang diberikan adalah 0,1 ml/ekor. Penyuntikan dapat dilakukan melalui rongga perut (intra peritoneal) atau dimasukkan ke otot/daging (intra muscular) dengan sudut kemiringan jarum suntik 30 derajat.
Sumber :
Anonymous. 2013. Rekomendasi Teknologi Kelautan dan Perikanan 2013. Sekretariat Badan Penelitian dan Pengembangan Kelautan dan Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan. Jakarta 

Minggu, 02 Juni 2019

Cara Menyusun Proposal Kegiatan


Menulis proposal kegiatan berarti mengajukan permohonan sumberdaya (termasuk pendanaan) kepada pihak tertentu yang dianggap potensial, lalu mereka akan bertanya mengapa ? Hal ini membawa kita pada konsep filantropi usaha di mana penyandang dana, seperti kapitalis ventura, akan menanyakan apa arti dan nilai dari apa yang Anda usulkan dan apa kemampuan Anda untuk mewujudkannya ? Dengan kata lain, Anda meminta seseorang untuk berinvestasi ke dalam ide Anda.

Dengan demikian, sebuah proposal merupakan suatu kontrak dan jika Anda dapat melihat proposal sebagai suatu kontrak, maka penulisannya akan menjadi lebih sederhana. Selain itu, proses evaluasi akan lebih sederhana. Dengan kata lain, pernyataan sebuah kontrak dituangkan dalam kalimat yang jelas. 

Sumber pendanaan kegiatan akan mengajukan dua pertanyaan: apa latar belakang Anda untuk melakukan kegiatan ini dan apa saja kebutuhan untuk melaksanakan kegiatan ini? 

Pada dasarnya proposal harus mencakup hal-hal berikut: 
•    Ide apa yang anda usulkan
•    Mengapa Anda ingin melakukannya
•    Siapa yang akan melakukannya dan apa latar belakang mereka
•    Apa yang Anda butuhkan

Dalam menanggapi keempat pertanyaan tersebut, pemohon harus sepenuhnya menggambarkan usaha, metode yang akan digunakan, dan tujuannya. Harus ada deskripsi kegiatan yang lengkap.

Strategi Penulisan Proposal

Pertama, luangkan waktu untuk membiasakan dengan berbagai macam kosakata.

Kedua, perlu diingat bahwa penerima proposal akan membaca dan menilai beberapa semua proposal yang masuk. Sebuah proposal yang menang adalah yang menonjol dari semua proposal yang masuk (jelas, tepat, dan menarik). Hindari pertanyaan retoris dan kalimat rumit, gaya Anda harus segar dan kalimat Anda sederhana dan mudah diakses. Proposal proyek biasanya pendek, sehingga Anda tidak memiliki ruang untuk menguraikan lebih banyak. 

Ketiga, selalu gunakan kata kerja - ini akan memberikan gagasan bahwa Anda dan proyek Anda diatur untuk mencapai hasil dan tidak hanya untuk mencerminkan tentang isu-isu. Hindari ketidakjelasan dan harus tepat. Proposal Anda harus menyampaikan ide-ide konkret dan jalan untuk mencapai hasil yang nyata. Misalnya, jangan menulis, "sekelompok orang akan mendapatkan keuntungan dari" tapi tulislah "10 peserta akan dilatih untuk melakukan ..." ini dan itu. Jadilah realistis, sebuah proposal yang sukses bukan suatu usulan yang besar untuk mengubah dunia justru merupakan sebuah proyek yang tujuannya harus ditetapkan dalam set jangka waktu tertentu.

Keempat, jadikan proposal anda menarik. Jangan over dalam menggunakan data statistik dan angka. Hal ini secara konsisten akan memungkinkan donor untuk memahami keterlibatan Anda dengan masyarakat setempat. Masukkan contoh-contoh konkret masalah apa yang anda ingin pecahkan.
Setelah proposal Anda selesai, biarkan selama beberapa hari dan kemudian periksa kembali proposal anda. Dengan demikian kesalahan penulisan akan dengan mudah anda temukan dan anda dapat segera memperbaikinya. Dan ingat, jika Anda menulis dalam bahasa lain, maka diperlukan seorang ahli dalam bahasa itu untuk membantu anda. 

Tips – Tips dalam Penyusunan Proposal


Sebuah proposal yang besar dapat menjadi penentu dalam memenangkan proyek, sementara yang buruk dapat menyebabkan Anda kehilangan proyek. Tips-tips dalam penyusunan proposal adalah sebagai berikut :

  1. Kreatif dan positiflah, tidak berorientasi pada masalah; apa ide Anda?
  2. Realistisah, tidak menjanjikan perubahan global dari usaha Anda.
  3. Faktual dan spesifik, jangan berbicara secara  general atau memakai istilah emosional. Perlihatkan bahwa anda mampu membuktikan semua pernyataan yang ditulis.
  4. Menyajikan proposal untuk sesuatu yang spesifik, jangan mengirimkan daftar belanja, karena ini mempengaruhi penyandang dana untuk menentukan prioritas bagi Anda, dan jangan mengirimkan buku tebal dengan permintaan kepada pemberi dana untuk "ikut terlibat” dalam kegiatan anda
  5. Buat ringkasan yang singkat tetapi kuat. Pengambil keputusan memulai dengan fokus pada ringkasan eksekutif (executive summary). Saat menulis executive summary, asumsikan bahwa pembaca tidak tahu apa-apa tentang proyek yang diusulkan.
  6. Keluarkan semua ide-ide Anda. Anda mungkin takut mengungkapkan ide-ide Anda tentang bagaimana untuk memecahkan masalah Anda akan lebih sukses jika Anda tidak menimbun ide-ide Anda. Gunakan ide – ide anda untuk menunjukkan kepada klien bahwa tim Anda melakukan pendekatan masalah dengan cara yang kreatif dan inovatif.
  7. Ukuran tidak menjadi masalah. Buat proposal  Anda sesingkat mungkin namun jelas, pikirkan kualitas, bukan kuantitas.
  8. Akuratlah. Jika Anda menggunakan data untuk mendukung beberapa aspek dalam proposal Anda, double-cek dan triple-cek informasi tersebut. Sangat mudah bagi fakta untuk disalahpahami dan disalahgunakan dalam proposal.
  9. Fokus pada detail. Perhatikan kesalahan ketik dan pastikan bahwa orang yang tepat menerima proposal tepat waktu.
  10. Perlakukan penyandang dana dengan hormat dan menghormati diri sendiri, jangan merendahkan diri, jangan mengatakan, "Jika Anda tidak mendanai kami, kami akan……….."
  11. Hormati apa yang Anda minta, jangan mengatakan, "Ini hanya sejumlah kecil" atau "Saya hanya perlu..."
  12. Berikan rincian tentang siapa yang akan melakukan apa. Berikan bukti kemampuan Anda untuk melakukan kegiatan tersebut, pengalaman masa lalu, jangan berasumsi.
  13. Jika Anda melakukan sesuatu yang baru atau anda tidak memiliki pengalaman sebelumnya, berikan beberapa bukti mengapa penyandang dana harus memiliki keyakinan bahwa Anda bisa melakukannya
  14. Gunakan bahasa untuk orang awam, tidak ada singkatan, inisial, jargon atau kata kerja yang diubah menjadi kata benda.
  15. Selesaikan segera. Biarkan proposal anda selama sehari setelah anda menyelesaikan draft akhir, dan kemudian baca ulang sepenuhnya sebelum mengirimnya ke klien. Anda cenderung akan mendapatkan beberapa ide baru dan Anda mungkin menemukan kesalahan yang Anda tidak lihat sebelumnya.
  16. Kirimkan proposal yang sudah jadi, jangan kirimkan draf !
  17. Kirimkan proposal atas nama organisasi anda

Outline ProposalProposal Anda harus memberikan informasi kepada pemberi dana mengenai : Siapa Anda, Apa yang Anda inginkan, Bagaimana Anda akan melakukannya, dan Apa yang akan dibiayai.

Format sebuah proposal mencakup :
1.    Cover : Pastikan di dalam cover tercantum orang yang tepat yang dituju.
        Pernyataan singkat siapa Anda dan beberapa kalimat tentang proyek yang diusulkan.
        Berikan nama dan nomor telepon orang yang bisa dihubungi untuk informasi lebih lanjut.
2.    Surat pengantar/Kata pengantar
3.    Abstrak atau Executive Summary : Sebuah ringkasan yang jelas dan singkat dari proposal Anda.
4.    Daftar isi
5.    Pendahuluan  :
       a.    Latar belakang 
       b.    Tujuan
               Katakan capaian yang Anda harapkan. Bersikaplah realistis. Membuat tujuan yang terukur.
               Penulisan tujuan mengacu pada prinsip SMART, yaitu : Spesifik, Measureable (terukur),
               Actionary (dapat dilaksanakan), Realistis, dan memiliki Time Frame (jangka waktu)
        c.    Ruang lingkup
6.    Metodologi : 
       a.    Jelaskan bagaimana kegiatan itu akan dilaksanakan, tidak mengatakan atau menyiratkan
              bahwa hanya uang yang akan memecahkan masalah
       b.    Evaluasi : Metode apa yang akan digunakan untuk menganalisis hasil dan memperbaiki
              program Anda
7.    Susunan pelaksana
8.    Rencana Anggaran : terjemahkan metode/kegiatan yang akan dilakukan ke dalam rincian anggaran.
       Harus memadai dan jelas. 
9.    Pernyataan kebutuhan : 
       a.    Uraikan apa yang anda butuhkan dari si penerima proposal dan mengapa yang Anda usulkan
              itu perlu? Sertakan pula dokumen kebutuhan dengan statistik (jika memungkinkan).
       b.    Hanya meminta hal-hal yang Anda butuhkan, tidak termasuk barang-barang yang sudah
              Anda miliki, dan tidak meminta pendanaan retroaktif
10.    Penutup, 
11.    Daftar pustaka, dan lampiran-lampiran 

Sumber : Proposal Writing Kit – Tips & Techniques, PHILANTHROPIC VENTURES FOUNDATION
1222 Preservation Park Way. Oakland CA 94612

Sabtu, 01 Juni 2019

Akuarium Ikan Neon Tetra


Saat ini, tak dapat dipungkiri bahwa ikan yang dikenal dengan sebutan Neon Tetra merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang sangat digemari. Karena hal itulah, sangat wajar jika seringkali para penjual kehabisan stok karena ikan dagangan mereka habis terjual. Jika kebetulan Anda merasa tertarik untuk memelihara ikan berukuran kecil dengan tampilan yang sangat menarik ini, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu tentang bagaimana cara untuk mempersiapkan aquarium dengan benar sehingga nantinya ikan Neon yang Anda pelihara tidak akan mudah stres.
Detail Aquarium Yang Perlu Disiapkan
Sebelum mengetahui tentang cara tepat mempersiapkan aquarium untuk ikan hias air tawar dengan jenis Neon Tetra, sebaiknya Anda mengetahui terlebih dahulu bahwa aquarium tempat di mana ikan Neon tersebut akan tinggal sudah siap. Saat Anda membeli ikan tersebut, tentunya dengan jumlah yang sesuai dengan ukuran aquarium yang Anda pilih, Anda tidak akan merasa bingung lagi di mana Anda akan menaruh ikan tersebut. Dalam memilih aquarium itu sendiri, sebenarnya Anda bebas untuk memilih jenis dan ukuran aquarium yang Anda inginkan. Yang perlu Anda ketahui selanjutnya adalah bahwa ada beberapa detail yang perlu untuk membuat aquarium tersebut menjadi tempat tinggal yang layak dan nyaman untuk si Neon Tetra.
Pertama-tama, sebaiknya Anda menutupi bagian belakang aquarium dengan menempelkan kertas guna membuat aquarium tampak tidak terlelu terbuka bagi si ikan. Dalam hal ini Anda bisa memilih background dengan gambar atau bakground polos berwarna yang sebenarnya terlihat lebih modern. Background dengan warna biru tua menyala contohnya, akan sangat cocok saat dipadukan dengan lampu UV yang secara khusus didesain untuk aquarium, dengan sinar yang tiak terlalu silau. Detail lain yang juga perlu untuk Anda persiapkan adalah tempat untuk si ikan bersembunyi, seperti rumah-rumahan untuk aquarium. Untuk membuat aquarium terasa seperti habitat aslinya, Anda sebaiknya juga menambahkan tanaman air di dalamnya. Satu lagi hal penting yang tidak boleh Anda lupakan adalah sirkulasi air yang baik.
Jangan Menambahkan Ikan Lain Di Aquarium Yang Sama
Jika Anda pernah mendengar bahwa pemeliharaan ikan hias air tawar dengan jenis Neon Tetra semacam ini akan jauh lebih baik jika Anda juga menambahkan beberapa jenis ikan hias yang lain di akuarium yang sama. Pada kenyataannya, hal semacam itu sebaiknya jangan Anda lakukan. Memang benar bahwa ikan kecil yang satu ini memang suka hidup bergerombol, akan tetapi ini tidak berarti bahwa mereka juga bisa hidup berdampingan dengan mudah dengan ikan lain. Sebaliknya, hal itu hanya akan membahayakan si Neon. Karena hal tersebut, sebaiknya Anda tidak memelihara ikan yang satu ini di aquarium yang sama dengan ikan yang lainnya.

Sabtu, 25 Mei 2019

Ikan Hias Golden Black Molly


Ikan dengan jenis Molly sebenarnya merupakan salah satu jenis ikan hias air tawar yang cukup disarankan untuk dipilih bagi mereka yang adalah pemula dalam hal memelihara ikan di aquarium sebagai hewan peliharaan. Keuntungan dari memelihara ikan yang satu ini adalah bahwa ikan ini cukup mudah untuk dipelihara dalam aquarium, bahkan jika Anda memiliki sepasang Molly dengan jenis kelamin yang berbeda, sangat mungkin untuk Anda nantinya mendapatkan beberap anak Molly secara gratis karena ikan yang Anda pelihara bertelur. Satu hal lagi yang mungkin juga bisa meningkatkan minat Anda untuk memelihara Molly adalah bahwa ada satu varian yang cukup baru yang dikenal dengan nama Golden Black Molly. Jenis semacam apakah ikan ini? Mari kita cari tahu lebih lanjut di sini.
Ikan Molly Dengan Dua Warna Sekaligus
Sesuai dengan nama dari ikan hias air tawar ini, Golden Black Molly merupakan salah satu jenis dari Molly yang tidak hanya berwarna hitam tetapi juga mempunyai sentuhan warna kuning keemasan. Biasanya, bagian berwarna keemasan ini terletak pada bagian depan ikan dan bagian belakangnya tetap berwarna hitam sempurna. Inilah yang merupakan ciri paling utama dari ikan berukuran kecil hingga sedang yang satu ini.
Bisa dikatakan bahwa ikan ini merupakan salah satu jenis ikan hybrid ataau persilangan dari dua jenis ikan Molly yang berbeda. Yang pertama adalah Molly dengan warna golden atau emas dan yang kedua adalah Molly dengan warna hitam. Jika Molly berwarna hitam saja atau emas saja sudah cukup menarik, tentu aja Molly dengan dua warna semacam ini jauh lebih menarik lagi untuk dipelihara, bukan?
Hal-Hal Yang Perlu Diperhatikan Dalam Memelihara Ikan Golden Black Molly
Bagi Anda yang ingin memelihara ikan hias air tawar berjenis Golden Black Molly ini, sebaiknya Anda memastikan bahwa julah ikan yang Anda taruh di dalam satu aquarium tidak terlalu banyak sehingga populasi aquarium tersebut tidak akan terlalu banyak. Jika Anda ingin mendapatkan bayi Molly, komposisi jumlah ikan yang cukup adalah satu ikan jantan dengan 3 betina. Karena ikan Molly semacam ini juga cukup mudah berkembangbiak, bahkan jika mereka hidup di aquarium, tidak akan sulit bagi Anda untuk mengembang-biakannya.
Walalupun mungkin, sebaiknya Anda tidak menyampur ikan Golden Black Molly dengan ikan hias jenis lain dalam satu wadah. Hal ini berkaitan dengan kebiasaan ikan Molly yang pada umumnya suka sedikit demi sedikit memakan sirip dari ikan lain. Jika Anda memang menghendaki ikan lain di dalam aquarium yang sama, mungkin Anda bisa memilih ikan Molly dengan jenis yang berbeda, yang sebaiknya merupakan Molly jenis golden atau black.

Minggu, 19 Mei 2019

Peran Tanaman Dalam Akuarium Ikan Discus

Tidak dapat dipungkiri bahwa ikan Discus merupakan ikan hias air tawar yang cukup banyak digemari tidak hanya di Indonesia tetapi juga di beberapa negara lainnya di benua Asia. Hal ini sebenarnya merupakan sesuatu yang cukup wajar karena sepintas, ikan yang satu ini terlihat mempunyai warna-warni yang biasanya hanya dimiliki oleh ikan air laut padahal sebenarnya ikan ini benar-benar murni ikan air tawar. Bagi yang belum familiar dengan Discus, mereka mungkin menyangka ikan ini sebagai ikan laut daripada ikan yang hidup di air tawar.
Khusus untuk Anda yang merasa berminat untuk memelihara ikan Discus, yang sebenarnya berasal dari sungai Amazon ini, Anda tidak hanya bisa menghiasi aquarium tersebut dengan bebatuan kecil khusus untuk aquarium atau pasir saja. Anda sebenarnya juga membuat aquarium tersebut menjadi lebih menarik lagi jika Anda juga menambahkan tanaman asli ke dalam tempat memelihara ikan tersebut. Sebenarnya, bisa juga dikatakan bahwa tanaman mempunyai peran yang cukup penting dalam upaya untuk memelihara ikan ini dengan baik.
Manfaat Tanaman Bagi Aquarium Ikan Discus
Secara umum, bisa dikatakan bahwa tanaman di dalam aquarium untuk ikan hias air tawar ini mempunyai beberapa manfaat yag cukup signifikan. Manfaat yang paling signifikan tentunya adalah tampilan aquarium yang jauh lebih menarik. Terlebih lagi, aquarium Discus biasanya dibuat dengan sirkulasi air yang baik guna menjaga ikan tetap merasa senang dan jauh dari stres. Hal ini membuat tanaman bisa bergerak dengan alami dan menghasilkan efek dramatisir yang indah.
Manfaat lain yang juga perlu untuk Anda ketahui adalah bahwa tanaman juga bisa berperan sebagai filter alami yang bisa menyaring zat-zat berbahaya di dalam air. Dengan demikian, ikan Discus di dalam aquarium tersebut bisa hidup dengan lebih sehat.
Dengan menambahkan tanaman air di dalam aquarium, Anda secara tidak langsung juga sudah menyiapkan tempat persembunyian alami bagi si ikan. Hal ini akan membuat ikan merasa lebih nyaman sehingga jauh dari stres. Terlebih lagi, ikan Discus sebenarnya juga merupakan jenis ikan yang cukup mudah merasa kaget dan takut. Karena hal inilah, ada baiknya jika Anda menambahkan banyak tanaman di dalam aquarium di mana ikan tersebut Anda pelihara.
Tanaman Yang Disarankan Untuk Anda Pilih
Dari semua jenis tanaman yang bisa ditempatkan di dalam habitat buatan dari ikan hias air tawar ini, sebenarnya ada beberapa jenis tanaman yang jauh lebih sesuai daripada yang lainnnya. Tanaman-tanaman tersebut adalah: Echinodorus, Anubias, dan beberapa jenis tanaman air dengan karakteristik tinggi. Dengan memilih semua atau beberapa dari tanaman tersebut, tentunya Anda bisa menciptakan habitat buatan dengan kualitas yang lebih baik bagi semua ikan Discus yang Anda pelihara.